Utama    Bahasa Jawa    Muatturun    Arkib    Hubungi

MEMANJA
DAN MEMARAHI ANAK

 Laman Utama > Galeri > Nukilan > Macam Macam Ada > Kekeluargaan > Memanja Dan Memarahi Anak



Selalu juga kawan-kawanku bertanya kepadaku. Adakah aku pernah memarahi anak atau tidak. Tentu saja aku menjawab bahwa aku pernah memarahi anakku...bahkan mungkin selalu, bergantung keadaan yang kualami bersama anak.
http://familiazam.com
Saat anak selalu berlaku elok, taat pada perintah dan nasihat-nasihatku, serta tidak membuat kesalahan yang disengaja...aku akan selalu berbuat baik padanya. Memberi pujian ketika anak bejaya melakukan suatu hal, walau sangat sederhana bagi kita orang dewasa, memberi semangat ketika anak merasa lemah, dan memberikan kehangatan ketika anak dalam keresahan.

Namun, bila anak melakukan suatu kesalahan berulang, berlaku nakal dan menentang nasihat, maka marahlah yang kuberikan. Kerana aku ingin, anak ku dapat membezakan yang benar dan yang salah, membezakan mana yang boleh dan mana yang tidak. Bukan anak yang berfikir semua hal boleh dilakukan, tanpa ada larangan dan peraturan. Bukan pula anak yang selalu dituruti kemahuannya, hingga menjadi anak yang manja.

Anak-anak, harus kita perkenalkan kepada hal-hal yang baik dan yang tidak, hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan, sehingga mereka dapat membezakan mana yang benar dan mana yang salah.

Memarahi pada saat anak berbuat kesalahan, adalah merupakan suatu nasihat. Asal marah dilakukan dengan cara yang tepat, tidak membabi buta, dan tahu alasan kenapa harus marah.
http://familiazam.com
Marah pada tempat yang memang seharusnya marah, dan dengan kadar kemarahan yang sesuai dengan tingkat kesalahan anak, sehingga anak tahu bahwa yang dilakukannya adalah sebuah kesalahan. Seperti ketika anak malas melakukan sembahyang, tidak mau melaksanakan perintah, tidak sopan kepada orang tua, dan berbuat tidak baik dengan kawan sepermainannya.

Satu perlakuan yang tidak tepat bila kita melihat anak berlaku tidak baik, kita tetap memanggilnya dengan panggilan ” budak baik”, dan membiarkan tindakannya dengan alasan memberi kebebasan. Namun tak tepat pula bila setiap perilakunya kita salahkan, kerana dilakukan secara tidak sempurna. Kita harus mampu berusaha untuk memiliki rasa simpati kepada anak, agar kita mampu menghargai perasaannya. Kita harus memiliki kesedaran penuh, bahwa anak-anak bukanlah orang dewasa, sehingga kita mampu memberikan pujian sekecil apapun kemampuannya melakukan sesuatu.

Pujian ketika anak berjaya melakukan suatu tindakan yang berguna, juga merupakan satu nasihat, asal pujian diberikan tidak berlebihan-lebihan. Kadang, dengan mengucapkan kata ”anak ibu pandai ya, alhamdulillah”, anak sudah merasa gembira. Atau sekadar meletakkan ibu jari tangan kanan kita ke pipinyapun, sudah menjadi penghargaan tersendiri. Hingga anak selalu memiliki semangat, untuk lebih banyak tahu dan berani mencoba melakukan segala sesuatu.
http://familiazam.com
Di sebuah tadika, ada seorang anak yang selalu buat hal dan tak pernah mau dinasihati. Setiap hari membuat salah seorang atau beberapa orang rakannya menangis, dengan segala ulahnya. Ketika dinasehati dengan lemah lembut oleh gurunya, anak tak mau terima, kenakalannya bertambah dan semakin menjadi-jadi.

Setelah diselidiki, dan ditanyakan bagaimana kebiasaan anak tersebut. pada ibunya, ibunya memberitahukan kepada para guru, bahwa anaknya tidak pernah dimarahi. Bila anak melakukan sebuah kesalahan, bahkan ibunya yang meminta maaf kepada anaknya, karena ibunya merasa bahwa anaknya melakukan kesalahan karena dia salah memberi tahu.

Perlakuan si ibu memang tidak sepenuhnya salah, dengan menyadari bahwa anak melakukan kesalahan kerana ibu salah memberi tahu. Namun dengan tidak memberitahu anak bahawa perbuatannya salah, akhirnya membuat anak merasa selalu benar, dan tidak tahu hal-hal yang salah, hingga diapun menginginkan kawan-kawan dan guru di sekolahnya melakukan hal yang sama ”minta maaf kepadanya” ketika dia melakukan kesalahan, seperti yang dilakukan ibunya.
http://familiazam.com
Anak yang lain, dalam kondisi yang sebaliknya. Dia selalu murung, dan bahkan pada saat acara nyanyian pun dia tidak ceria seperti teman-temannya. Senang melamun, dan tak pernah selesai mengerjakan tugas-tugas yang diberikan, seakan tak mempunyai semangat apa-apa.

Setelah ditanyakan, pembantu rumahnya, rupanya setiap hari anak ini dimarahi ibunya. Apapun yang dikerjakan anak, selalu dianggap salah dan ibunya selalu marah. Tak pernah rasanya, ibunya memberi pujian, menghargai hasil karya anaknya. Akhirnya, anak selalu murung dan kehilangan keceriaan. Merasa tidak ada artinya apa-apa dihadapan ibunya.

Dua contoh di atas. memberikan pengajaran kepada kita, bahwa tak pernah memarahi maupun memarahi terus anak-anak, bukanlah cara yang tepat. Jadi, ada saat memarahi, adapula saat memanjakannya, hingga anak-anak kenal yang haq dan yang bathil, kasih sayang dan perhatian.
http://familiazam.com

Sumber: Foward Email

Mutiara Kata: "Tanda-tanda orang yang budiman ialah dia akan berasa gembira jika dapat berbuat kebaikan kepada orang lain, dan dia akan berasa malu jika menerima kebaikan daripada orang lain"

Anda ingin disayangi & disenangi oleh semua orang?

Jadikan sesiapa saja menyayangi anda & membuatkan hidup bahagia selamanya, insyaAllah!"
Senang, terbukti berkesan, hasil yang cepat, paling penting tidak bertentangan dengan islam.
 

 

 Main Menu
 Notice
Pengunjung dibenarkan untuk mengambil sebarang bahan dari laman ini sebagai perkongsian maklumat dengan syarat:
1- Meletakkankan Sumber: http://familiazam.com pada  setiap dokumen yang telah di copy.
2- Copy & upload images ke hosting anda sendiri atau free hosting jika bertujuan untuk disiar di internet.
3- Menghubungi kami [email, borang atau sms] memohon izin adalah sikap dan jalan terbaik
4- Nyatakan tujuan dan url jika di copy untuk dimuatkan dalam web, blog.atau laman sosial seperti facebook dan sebagainya.

 

 Follow Me
Twitter
Facebook
Host By
 Paid-up Advertisement
GU Inspiration
EXP-20-02-2015
Iklan Anda Di Sini
 Text Advertisement

RAWATAN, PERUBATAN, PERSILATAN & KEMAKRIFATAN

Membersih Dan Menyucikan Hati, Pemulihan Penagihan Dadah, Membuang Saka, Terkena Sihir, Terkena Santau, Terkena Ilmu Hitam, Pulih Rumah, Pulih Kedai, Pulih Kilang, Masalah Kecurangan Suami Isteri, Masalah Keluarga & Anak-anak, Sakit Misteri & Sebagainya.

Maklumat Lanjut Sila Hubungi:

PAK HASSAN

SMS KE: 017 390 8287
http://www.rawatan-tradisional.com
http://www.rawatan-tradisional.tk
http://rawatan-perubatan.blogspot.com

 
  Last Update: 10 March 2014 04:57 PM