HADIAH HARIJADU MU


Malam ini,
Hujan rintik-rintik,
Bintang sembunyi diri,
Bulan menyepi sirna sepi,

Di kala aku sendiri,
Hatiku bernyanyi,
Degup jantungku berpuisi,
Urat tujuh nadi berpuisi,
101 kerat tulangku bersyair,
Rinduku bersarang di hati,

Malam ini,
Hati kenal rindu,
Hati kenal cinta,
Hati kenal bahagia

Walau sendiri hati mimpi berdua,
Walau sendiri bayanganmu tetap dijiwa,
Melakar rindu di lubuk nurani,
Menganyam kasih di sanubari.

Hari ke 7,
Bulai Mei,
Tahun 1981 Masihi,
Darul Ridzuan terima seri,
Lahirmu seorang puteri,

Wajah comel,
Tangan kecil kerdil tergapai-gapai
Mendendang tangis dipelukan kasih,
Mengundang bahagia si ibu,
Menjemput bangga si bapa

21 tahun kenal alam maya,
Darul Takzim meraikan mu,
Si kecil comel
Kini ayu jelita
Bak bunga kembang pagi,

Wajah kudus pekerti tulus,
Jiwa halus anak seni,
Bagai puteri di singgahsana negeri,
Menambat hati teruna sepi,

19 haribulan Ogos bersapa,
Aku jejaka bergelar teruna ,
Hati mengintai sang puteri jelita,
Kasih berputih di daerah maya,
Jauh ku duga kasih berbalas jua,

Di kala aku sendiri,
Hatiku bernyanyi,
Degup jantungku berpuisi,
Urat tujuh nadi berpuisi,
101 kerat tulangku bersyair,
Rinduku bersarang di hati,

Apakah dinda anugerah hari lahirku?
Atau aku hadiah hari lahirmu?
Selamat Hari Lahir Sayang
 

Nukilan: Seabad Fajar
Lokasi: Kota Bahru
Email: ed_rosdie[at]hotmail[dot]com

 

<< Undur | Galeri Sajak |Maju >>