LUKA

Ku cuba lelapkan mata
harapanku pabila dibuka nanti
tiada lagi
dunia yang bergoncang hebat
langit yang mendung serta
hujan yang jatuh menyembah
bumi tanpa henti...
jiwa yang penuh dengan
calar-balas warna kehidupan
warna yang bisa buatku
lemas dalam kerinduan dan penderitaan...

ku cuba lelapkan mata impianklu agar
ia tidak bisa dibuka lagi
tidak!
memang amalanku belum mencukupi
banyak dosa belum terampun
banyak hati yang masih terguris
banyak hutang yang belum dibayar
tapi....
aku benci hidup seperti ini
lemas ak dalam lombong kasih sayang
tercalar badanku dek ketajaman parang kecemburuan
melecur kulitku akibat api kerinduan
bertaburan gigiku pabila
aku tersembam di bumi dendam...

ku cuba lelapkan mata
tetapi tidak bisa
lalu aku membukanya
untuk menghadapi segalanya...
 

Dikirim Oleh : Nisya
E-mail Pengirim : sitiraya_babyfoot[at]yahoo[dot]com
Diterbitkan Pada: 26 April 2009

 

<< Undur | Galeri Sajak |Maju >>